Menakar Peluang Marketing Informasi Berbasis Internet

Posted: June 11, 2010 in Knowledge

Laporan oleh: Hera Khaerani
[Unpad.ac.id, 27/05] Mungkin tak berlebihan kalau dikatakan bahwa teknologi mengubah dunia. Teknologi tidak hanya mengubah sejarah, budaya, organisasi sosial, model pendidikan, dan model bisnis, teknologi bahkan mengubah cara berpikir.
Demikian antara lain salah satu poin acara seminar bertema “Marketing Informasi: Menjadi Entrepreneur Informasi Profesional Berbasis Internet” yang digelar Himpunan Mahasiswa Ilmu Informasi dan Perpustakaan Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad dalam rangka dies natalis ke-25 program studi tersebut di Aula Pusat Pelatihan Basic Science Universitas Padjadjaran Jatinangor, Kamis (27/5).
Staf Ahli Menkominfo Republik Indonesia, Drs.Henry Subiakto, SH., MA., yang hadir sebagai pembicara dalam seminar itu mengatakan, perkembangan teknologi menyebabkan peluang bisnis terbuka luas dan larangan untuk usaha-usaha baru semakin sedikit. Meski demikian, hanya orang-orang yang memiliki kreativitaslah yang bisa bertahan dan sukses di tengah persaingan yang demikian tinggi.
Turut hadir sebagai pembicara hari itu adalah Iwan Piliang, seorang jurnalis yang turut memanfaatkan internet sebagai media usaha dan aktualisasinya. Menurutnya, pengusaha adalah orang yang memiliki produk, barang atau jasa. Seseorang tidak bisa disebut pengusaha kalau dia tidak memiliki produk yang hendak ditawarkan. Saat ini dengan adanya perkembangan teknologi, informasi pun bisa menjadi komoditas yang ditawarkan. Media online menjadi salah satu media yang memudahkan kegiatan usaha ini.
Dra.Hj. Ninis Agustini, M.Lib., dosen pakar marketing informasi yang juga menjadi pembicara dalam seminar tersebut menjelaskan, “Dalam marketing informasi, kita berarti memasarkan pesan.”
Menurut Ninis, setidaknya ada empat tahapan yang perlu diperhatikan dalam mengelola informasi. Keempat tahap itu adalah pengumpulan informasi, pemrosesan, distribusi, dan preserving. Pada saat informasi dikumpulkan, ia juga diseleksi dan disesuaikan dengan untuk siapa kelak informasi itu disampaikan. Dalam prosesnya, pesan dikemas agar lebih mudah digunakan, baru didistribusikan. Sementara tahap terakhir menyangkut perpanjangan daya guna agar pesan dibutuhkan dalam jangka waktu yang lama. (eh)*

sumber:http://www.unpad.ac.id/archives/25667

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s